Hei, kawan..
malam ini, aku menonton sebuah film " Armagedon ". Tau kan ? Sebuah film yang berceritakan tentang misi penyelamatan bumi dari ancaman kiamat. Ending yang menyentuh bagiku. Karena, diakhir film. Dari belasan orang yang keluar angkasa, yang kembali hanya bersisa beberapa orang, dan akhirnya seorang anak harus kehilangan ayah yang sangat dicintainya karena menyelamatkan bumi. Interested.
Tapi, lagi-lagi aku cengeng kawan :'D
Aku sedikit mengeluarkan air mata saat menonton film ini. Sisanya, memang aku mengeluarkan banyak air mata karena merindukan kalian. Sahabat tercinta. Kawan, ingatkah kalian moment dibulan oktober tahun lalu ? yupzt, tepatnya saat ulangtahunku. Tahun ini, aku harus pergi kuliah keluar daerah. Oktober ini, aku tak ada disini. Di Lombok. Bahkan, Idul Adha pun aku harus jauh dari kedua orangtuaku. Sedih ? Tentu itu yang paling kurasakan. Terlebih aku harus mengingat, Oktober tahun ini tak ada kejutan-kejutan yang akan membuatku jengkel. Seperti halnya tahun kemarin. Ingat ? Kalian membuatku berlarian dipinggir jalan, dengan badan dilumuri tepung. Sungguh, aku bahagia saat itu. Bahagia karena ada kalian disampingku.
Kawan, ingat saat kita meminta untuk berpura-pura dihukum Pak Roni ? Hew. Semua orang tercengang melihat kita dihukum. Tapi, nyatanya itu hanya untuk mengerjai Kuri, Lusi, Kamaruzaman dan Ajiz. Dan bodohnya Ipul, malah mengajak Kamaruzaman mengambil air untuk menyiram mereka :'D. Begitu banyak yang pernah kita lalui ya ? Padahal, baru saja 2 tahun kita bersama. Berbagai momen bersama kalian. Sungguh, semua terekam apik didalam memoriku.
Kawan, kalian tau aku cengeng. Malam ini, aku mengalirkan air mata karena rindu kalian. Memutar berbagai video tentang kita. Berbagai kejadian lucu yang terekam, membuatku semakin merindukan kalian. Apakah kalian juga seperti itu ?
Sudah berkali-kali kita mengalami pasang surut persahabatan. Berkali-kali kita tak saling sapa satu sama lain. Berkali-kali kita saling meminta maaf dan memaafkan. Beribu kalimat, canda dan tawa sudah terurai. Begitu banyak momen dengan kalian. Izin ke wc saat ada guru, dan nyatanya kita ke kantin. Berpura-pura sakit untuk menghindari pelajaran saat bosan. Nongkrong sekelas di ruang UKS saat jam kosong. Kalian tau ? itu tak mudah dilupakan kawan.
Kawan. Dua orang diantara kita telah mengarungi bahtera rumah tangga. Tapi, itu tak menyurutkan rasa persahabatan kita semua kan ? mereka tetap sahabat kita semua kan ?
Huh.. aku harus bagaimana kawan ? aku sangat rindu kalian semua. Rindu saat-saat kita berkumpul dan bercanda bersama. Menjahili satu sama lain. Berkelakuan konyol agar yang lain ikut tertawa.
Begitu banyak rupanya yang telah kita lalui bersama. Semoga kelak, saat kita berjumpa dan berkumpul. Kita sama-sama sukses :)
Keep figth saudara-saudaraku. Dunia menunggu kesuksesan kita semua :*
Aku menyayangi kalian semua :)
Monday, July 29, 2013
Friday, July 26, 2013
Kesurupan Saat Piket ( Cerita Mistik )
ada hama, di ongol-ongol
udah lama gk nongol :D
kali ini, ane bakal bagiin cermis tulisan ane yang sebelumnya udah ane terbitin di http://mistik.reunion.web.id. Atau mungkin ada yang pengen share cerita mistik. Bisa mampir disono atau dimari nih, blog ane :D
be-te-we biar kagak banyak ngobrol, langsung aja ye, ini dia nih tulisan ane ;)
Selamat Membaca ^_^
------------------------------------
udah lama gk nongol :D
kali ini, ane bakal bagiin cermis tulisan ane yang sebelumnya udah ane terbitin di http://mistik.reunion.web.id. Atau mungkin ada yang pengen share cerita mistik. Bisa mampir disono atau dimari nih, blog ane :D
be-te-we biar kagak banyak ngobrol, langsung aja ye, ini dia nih tulisan ane ;)
Selamat Membaca ^_^
------------------------------------
Kali ini k1za akan bercerita lagi seputaran kisah sepupu
k1za yang saat itu masih sebagai mahasiswi disebuah universitas swasta yang
cukup ternama di Lombok. Ia kuliah di fakultas kesehatan universitas itu dan
mengambil jurusan Akademi Kebidanan yang kemudian disusul oleh kakak k1za untuk
kuliah diuniversitas, fakultas bahkan jurusan yang sama ( benar-benar saudara
yang solid ). Kisah ini diceritakannya kepada k1za dan saudara-saudara sepupu
yang lain saat berkumpul ketika lebaran.
Sebut saja nama kakak itu mbok (- bahasa halus- panggilan
untuk kakak perempuan ) Indi. Ketika itu kami tengah berkumpul untuk saling
berbagi cerita. Tiba-tiba karena teringat kakakku yang juga merupakan mahasiswa
di universitas dan jurusan yang sama. Akhirnya mereka berdua asyik ngobrol
tanpa menghiraukan kami yang ada disekitarnya -_- .
“ Eh Mimi ( nama samara ), udah pernah praktek di puskesmas
Tal*wa** belum ? “ tanyanya kepada kakakku.
“ udah mbok, wah.. disana itu tiang ( saya ) dapat praktek
pas puasa. “ jawab kakakku.
“ Mimi pernah ‘gak ngalamin hal yang aneh-aneh disana selama
praktek ? “ tanyanya lagi yang hanya dijawab gelengan kepala oleh kakakku.
“ kalau mbok, dulu pernah ada yang kesurupan. Kejadiannya
bikin tegang. “ ceritanya seru. Aku yang mendengarkan hanya siap-siap memasang
telinga. Kira-kira begini kisah yang diceritakan oleh sepupuku itu.
OoO
Waktu itu, aku dan beberapa teman dari universitas yang sama
kebetulan mendapat jadwal praktek piket malam. seingatku malam itu kami piket
ber-6. Aku ( sepupuku ), Wati, Mirna, Ami, Mira, dan Arin. Kami ber-6 tidur
diruang bersalin yang kebetulan saa itu kosong. Didalam ruangan itu ada 3 buah
kasur yang kami gunakan untuk tidur. Karena keterbatasan kamipun tidur dengan
masing-masing 1 kasur ber-2. kasur satu diisi olehku dan Ami, kasur dua diisi
oleh Mira dan Arin dan terakhir kasur yang paling pojok diisi oleh Wati dan
Mirna. Setelah beberapa saat kami tertidur, tiba-tiba Mirna terbangun dan
mengajak makan.
“ Teman-teman. Na lapar. “ ujarnya datar. Kami belum
menyadari bahwa Mirna tengah kesurupan, akhirnya kami semua keluar dan mencari
makanan diwarung depan puskesmas. Disana, kami memesan pop mie yang tentunya
diseduh dengan air yang tampaknya masih sangat panas. Setelah siap, kami semua
makan bersamaan dengan perlahan karena kuah pop mie yang masih sangat panas.
Namun, yang membuat kami semua tercengang Mirna seakan-akan tidak merasakan
panas kuah pop mie itu dan memakannya dengan lahap layaknya suzanna yang tengah
memakan sate tanpa jeda. Kami semua terperangah melihatnya, setelah mie yang
dimakannya habis, ia kemudian menyeruput kuah mie yang aku yakin pasti masih
sangat panas dengan wajah datar tanpa ekspresi.
Akhirnya setelah selesai makan kami semua kembali keruang
bersalin. Disana kami kembali mencoba untuk tertidur, namun lagi-lagi Mirna
berbicara dan mengatakan bahwa dirinya lapar.
“ Kan tadi udah makan Na. “ Balasku polos.
“ Tapi, Na masih Lapar. “ Ujarnya dengan nada datar. Kami
yang sudah merasa ada kejanggalan dengan Mirna mencoba untuk tetap tenang
karena saat itu dipuskesmas hanya ada kami ber-6 karena bidan yang jaga tengah
keluar. Entah apa yang ada dipikiran Wati, dia kemudian menyalakan handphonenya
dan menyetel suara orang yang tengah membacakan ayat Qurshi dan meletakkan
handphonenya diatas lemari kecil tempat pasien biasa meletakkan pakaian
seperlunya. Ditengah suasana yang mencekam, Mirna angkat bicara.
“ Wati, panas. Matiin hpnya. “ Ujar mirna.
“ Kenapa Na ? kan nyaman bisa sambilan dengerin suara orang
ngaji. “ Balas Wati dengan ketakutan.
“ Wati. Matiin hpnya. Panas ! “ suara Mirna semakin
meninggi.
“ Panaaasssss !!! “ teriak Mirna lagi.
Kami semua langsung keluar dari ruang bersalin dan mencoba
menghubungi bidan yang berjaga. Bidan tersebut akhirnya datang dengan membawa
seorang ustadz setelah kami menceritakan semuanya. Mirna yang masih sendiri
didatangi oleh ustadz tersebut. Kami tidak berani masuk kedalam karena kejadian
tadi.
Diluar, bidan yang baru saja datang langsung mengomeli kami.
“ Kenapa kalian tidur disana ? kan udah saya kasitau jangan
tidur diruang besalin. Ini alasannya kenapa saya ‘gak ngasi kalian tidur
disana. “ Ujarnya. Kami hanya diam. Sejak itu kami tidak pernah berani untuk
tidur diruang bersalin lagi.
OoO
Akhirnya, obrolan kami dengan mbok Indi malam itu ditutup
karena aku dipanggil oleh ayahku untuk menjaga ponakan-ponakanku dari
sepupu-sepupu yang sangat banyak.
Demikian kisah k1za kali ini, mohon maaf jika ada kesalahan
dalam tulisan maupun kata.
Sunday, July 21, 2013
Cerita Tentang keajaiban Ayat Kursi
Kali ini, saya akan menyuguhkan sebuah cerita tentang keajaiban Ayat Allah, yakni Ayat Kursi :)
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita ini, selamat membaca ^_^
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita ini, selamat membaca ^_^
Saturday, July 20, 2013
Contoh Makalah Elektrokimia Sel Volta
Kali ini, saya akan memposting contoh makalah tentang Elektrokimia Sel Volta. Dan lagi-lagi ini bersumber dari hasil pemikiran saya dan kelompok kimia di masa SMA. Khususnya kelas 3. Semoga bermanfaat ^_^
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.Latar
Belakang
Mengapa
batu baterai dan aki dapat mengantarkan listrik ? rangkaian yang tersusun pada
saat keduanya mengalirkan arus listrik disebut sel volta. Pada suatu percobaan
sel volta, kita dapat mengukur potensial sel yang diuji kemudian membandingkan
hasil pengukuran berdasarkan perhitungan.
1.2.Tujuan
Merangkai
sel volta untuk mengukur potensial sel yang terjadi pada suatu reaksi, dan
membandingkan hasil pengukuran berdasarkan hasil perhitungan.
1.3.Rumusan
Masalah
Bagaimana
perhitungan sel volta berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan ?
BAB
II
LANDASAN
TEORI
2.1.
Pengertian
Sel volta adalah sel elktrokimia dimana Energi
Kimia diubah menjadi Energi Listrik . Sel volta selalu terbentuk
dari dua elektroda dengan EO yang berbeda.
2.2.
Sel Volta / Gavani
2.2.1
Prinsip-Prinsip Sel Volta Atau Sel
Galvani
·
Gerakan elektron dalam sirkuit
eksternal akibat adanya reaksi redoks.
·
Aturan sel volta :
Ø
Terjadi perubahan : energi kimia →
energi listrik
Ø
Pada anoda, elektron adalah produk
dari reaksi oksidasi; anoda bertindak sebagai kutub negatif
Ø
Pada katoda, elektron adalah reaktan
dari reaksi reduksi; katoda bertindak sebagai kutub positif
Ø
Elektron mengalir dari anoda ke
katoda
Ø
E0 sel = E0red
– E0oks = Ebesar
- Ekecil
Ø
Diagram sel : Anoda |Ion Anoda ||
Ion Katoda |katoda
Ø
Reaksi sel : Anoda + Ion Katoda Ion Anoda + Katoda
Ø
Arah aliran elektron dari anoda ke katoda
Friday, July 19, 2013
Menunggu Waktu
Dulu..
Dulu sekali..
Tercipta begitu banyak memoar tentang kita yang dilukiskan
pelangi
Begitu indah dan berwarna-warni,
Penuh dengan keceriaan khas masa kanak-kanak kita..
Bersama menatap senja diperbatasan pulau yang hangat,
Menyerukan semakin semaraknya kehidupan kita yang terlalu
bahagia
Hingga tak menyadari waktu kian berlalu,
Sekian waktu, sekian tahun kita bersama,
Kini tinggal kepingan puing-puing lara yang tidak terpecah..
Memendam didalam jiwa,
Menusuk urat saraf hingga menyisakan sakit yang tak
terperi..
Kini, ketika senja aku berdiri seorang diri di balik temaram
mentari yang ‘kan tenggelam..
Menunggu indahnya masa-masa itu terulang ‘tuk menghapus duka
di masa kini,
‘tuk bersama-sama kita mengenang masa ketika kita tertawa
dulu..
Melepaskan beban sejenak disamping kehidupan yang penuh
lara..
Menunggu waktu hingga kau kembali bersama beribu cerita
setelah perpisahan itu..
Elegi Senja
Saat senja merapat malam..
![]() |
Hujan rintik membasahi bumi, menatapnya dari balik kaca..
Sebuah elegy terpampang diluar sana, meluapkan kisah tanpa
beban..
Menghadirkan tetes demi tetes embun menanti hati,
Membiarkan raga menyambut semilir angin..
Entah seberapa lama kias detik melewati dentang waktu,
Menghamburkan hayalan yang tengah terbang tinggi
Mengingatkan sejenak tentang memoar masa lalu yang tak
terpeta didalam lembar demi lembar buku pengantar sejarah..
Sejenak mendongak kelangit..
“ Tuhan, bagaimana bisa ku lewati hari ? “
“ Tuhan, bagaimana bisa ku biarkan semua terlewati tanpa
jejak ? “
Setiap inci pertanyaan merekah didalam hati, menusuk jiwa
kala menggambar sebuah lekuk keindahan dibawah rembulan,
Menatap sang hujan yang telah menitik semakin lebat..
Biar.. biarkan sajak ini terus mengalun..
Sedikit Tentang Bonjeruk-Lombok Tengah
Berhubung dimalam yang sunyi ini, saya 'gak bisa memejamkan mata. Okelah, ada baiknya saya membagikan info buat teman-teman k1za on blog. Kali ini saya akan membagikan sebuah info tentang asal-usul nama sebuah daerah di Lombok.
Kali ini saya akan sedikit mengulas asal usul nama daerah Bonjeruk. Okey, cekidot ;)
Bonjeruk
Nama yang mungkin tidak asing lagi bagi sebagian Lombok. Khususnya Lombok Tengah. Daerah ini merupakan kampung halaman kedua orangtua saya, yang kini berdomisili di Lombok Barat. Sedikit saya gambarkan tentang Bonjeruk. Bonjeruk terletak di Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Bonjeruk terbagi menjadi beberapa dusun. Masyarakat desa Bonjeruk, masih banyak yang memegang teguh adat Sasaq ( khususnya para bangsawan ).
Bonjeruk sendiri berasal dari dua kata, yakni bowon ( sumur ) dan Jeruk. Nah, kedua kata ini berasal dari sejarah nenek moyang saya dahulu ( ngeksis dikit :D ).
Menurut sumber yang saya dengar. Pada jaman dahulu, terdapat kerajaan di Pujut. Saat itu, Pujut sedang dilanda kekeringan. Maka, diutuslah beberapa orang yang berasal dari kerajaan Pujut untuk segera mencari daerah yang terdapat air. Saat itu, begitu banyak tempat yang sudah dilalui oleh orang-orang tersebut. Tapi, sayangnya mereka tidak menemukan sumber air.
Hingga pada akhirnya, disuatu hari. Orang-orang yang telah diutus tersebut menemukan sebuah sumur diantara pohon jeruk. Sakin senangnya. Mereka kembali ke kerajaan Pujut untuk memberitahukan hal tersebut kepada Raja. Akhirnya, setelah diputuskan. Beberapa keturunan kerajaan akhirnya memilih untuk menetap disana dan memberikan nama Bonjeruk untuk daerah itu.
~~~~~~~~~~~~
Di Bonjeruk sendiri. Sekitar, tiga generasi diatas saya. Masih terdapat sebuah kerajaan kecil dipimpin oleh " Datu Jonggat ". Setau saya ( sotoy :D ), Beliau bernama " Raden Nune Umas " yang sekarang namanya diabadikan menjadi nama masjid didaerah Bonjeruk.
Sekian info yang dapat saya bagikan. Jika ada kesalahan, silahkan dikoreksi ^_^
Kali ini saya akan sedikit mengulas asal usul nama daerah Bonjeruk. Okey, cekidot ;)
Bonjeruk
Nama yang mungkin tidak asing lagi bagi sebagian Lombok. Khususnya Lombok Tengah. Daerah ini merupakan kampung halaman kedua orangtua saya, yang kini berdomisili di Lombok Barat. Sedikit saya gambarkan tentang Bonjeruk. Bonjeruk terletak di Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Bonjeruk terbagi menjadi beberapa dusun. Masyarakat desa Bonjeruk, masih banyak yang memegang teguh adat Sasaq ( khususnya para bangsawan ).
Bonjeruk sendiri berasal dari dua kata, yakni bowon ( sumur ) dan Jeruk. Nah, kedua kata ini berasal dari sejarah nenek moyang saya dahulu ( ngeksis dikit :D ).
Menurut sumber yang saya dengar. Pada jaman dahulu, terdapat kerajaan di Pujut. Saat itu, Pujut sedang dilanda kekeringan. Maka, diutuslah beberapa orang yang berasal dari kerajaan Pujut untuk segera mencari daerah yang terdapat air. Saat itu, begitu banyak tempat yang sudah dilalui oleh orang-orang tersebut. Tapi, sayangnya mereka tidak menemukan sumber air.
Hingga pada akhirnya, disuatu hari. Orang-orang yang telah diutus tersebut menemukan sebuah sumur diantara pohon jeruk. Sakin senangnya. Mereka kembali ke kerajaan Pujut untuk memberitahukan hal tersebut kepada Raja. Akhirnya, setelah diputuskan. Beberapa keturunan kerajaan akhirnya memilih untuk menetap disana dan memberikan nama Bonjeruk untuk daerah itu.
~~~~~~~~~~~~
Di Bonjeruk sendiri. Sekitar, tiga generasi diatas saya. Masih terdapat sebuah kerajaan kecil dipimpin oleh " Datu Jonggat ". Setau saya ( sotoy :D ), Beliau bernama " Raden Nune Umas " yang sekarang namanya diabadikan menjadi nama masjid didaerah Bonjeruk.
Sekian info yang dapat saya bagikan. Jika ada kesalahan, silahkan dikoreksi ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)


