Friday, July 19, 2013

Menunggu Waktu




Dulu..
Dulu sekali..
Tercipta begitu banyak memoar tentang kita yang dilukiskan pelangi
Begitu indah dan berwarna-warni,
Penuh dengan keceriaan khas masa kanak-kanak kita..
Bersama menatap senja diperbatasan pulau yang hangat,
Menyerukan semakin semaraknya kehidupan kita yang terlalu bahagia
Hingga tak menyadari waktu kian berlalu,
Sekian waktu, sekian tahun kita bersama,
Kini tinggal kepingan puing-puing lara yang tidak terpecah..
Memendam didalam jiwa,
Menusuk urat saraf hingga menyisakan sakit yang tak terperi..
Kini, ketika senja aku berdiri seorang diri di balik temaram mentari yang ‘kan tenggelam..
Menunggu indahnya masa-masa itu terulang ‘tuk menghapus duka di masa kini,
‘tuk bersama-sama kita mengenang masa ketika kita tertawa dulu..
Melepaskan beban sejenak disamping kehidupan yang penuh lara..
Menunggu waktu hingga kau kembali bersama beribu cerita setelah perpisahan itu..

Elegi Senja



Saat senja merapat malam..
Saat senja merapat malam..  Hujan rintik membasahi bumi, menatapnya dari balik kaca..  Sebuah elegy terpampang diluar sana, meluapkan kisah tanpa beban..  Menghadirkan tetes demi tetes embun menanti hati,  Membiarkan raga menyambut semilir angin..  Entah seberapa lama kias detik melewati dentang waktu,  Menghamburkan hayalan yang tengah terbang tinggi  Mengingatkan sejenak tentang memoar masa lalu yang tak terpeta didalam lembar demi lembar buku pengantar sejarah..  Sejenak mendongak kelangit..  “ Tuhan, bagaimana bisa ku lewati hari ? “  “ Tuhan, bagaimana bisa ku biarkan semua terlewati tanpa jejak ? “  Setiap inci pertanyaan merekah didalam hati, menusuk jiwa kala menggambar sebuah lekuk keindahan dibawah rembulan,  Menatap sang hujan yang telah menitik semakin lebat..  Biar.. biarkan sajak ini terus mengalun..

Hujan rintik membasahi bumi, menatapnya dari balik kaca..
Sebuah elegy terpampang diluar sana, meluapkan kisah tanpa beban..
Menghadirkan tetes demi tetes embun menanti hati,
Membiarkan raga menyambut semilir angin..
Entah seberapa lama kias detik melewati dentang waktu,
Menghamburkan hayalan yang tengah terbang tinggi
Mengingatkan sejenak tentang memoar masa lalu yang tak terpeta didalam lembar demi lembar buku pengantar sejarah..
Sejenak mendongak kelangit..
“ Tuhan, bagaimana bisa ku lewati hari ? “
“ Tuhan, bagaimana bisa ku biarkan semua terlewati tanpa jejak ? “
Setiap inci pertanyaan merekah didalam hati, menusuk jiwa kala menggambar sebuah lekuk keindahan dibawah rembulan,
Menatap sang hujan yang telah menitik semakin lebat..
Biar.. biarkan sajak ini terus mengalun..

Sedikit Tentang Bonjeruk-Lombok Tengah

Berhubung dimalam yang sunyi ini, saya 'gak bisa memejamkan mata. Okelah, ada baiknya saya membagikan info buat teman-teman k1za on blog. Kali ini saya akan membagikan sebuah info tentang asal-usul nama sebuah daerah di Lombok.
Kali ini saya akan sedikit mengulas asal usul nama daerah Bonjeruk. Okey, cekidot ;)

                                               Bonjeruk
Nama yang mungkin tidak asing lagi bagi sebagian Lombok. Khususnya Lombok Tengah. Daerah ini merupakan kampung halaman kedua orangtua saya, yang kini berdomisili di Lombok Barat. Sedikit saya gambarkan tentang Bonjeruk. Bonjeruk terletak di Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Bonjeruk terbagi menjadi beberapa dusun. Masyarakat desa Bonjeruk, masih banyak yang memegang teguh adat Sasaq ( khususnya para bangsawan ).
Bonjeruk sendiri berasal dari dua kata, yakni bowon ( sumur ) dan Jeruk. Nah, kedua kata ini berasal dari sejarah nenek moyang saya dahulu ( ngeksis dikit :D ).
Menurut sumber yang saya dengar. Pada jaman dahulu, terdapat kerajaan di Pujut. Saat itu, Pujut sedang dilanda kekeringan. Maka, diutuslah beberapa orang yang berasal dari kerajaan Pujut untuk segera mencari daerah yang terdapat air. Saat itu, begitu banyak tempat yang sudah dilalui oleh orang-orang tersebut. Tapi, sayangnya mereka tidak menemukan sumber air.
Hingga pada akhirnya, disuatu hari. Orang-orang yang telah diutus tersebut menemukan sebuah sumur diantara pohon jeruk. Sakin senangnya. Mereka kembali ke kerajaan Pujut untuk memberitahukan hal tersebut kepada Raja. Akhirnya, setelah diputuskan. Beberapa keturunan kerajaan akhirnya memilih untuk menetap disana dan memberikan nama Bonjeruk untuk daerah itu.
                                       ~~~~~~~~~~~~
Di Bonjeruk sendiri. Sekitar, tiga generasi diatas saya. Masih terdapat sebuah kerajaan kecil dipimpin oleh " Datu Jonggat ". Setau saya ( sotoy :D ), Beliau bernama " Raden Nune Umas " yang sekarang namanya diabadikan menjadi nama masjid didaerah Bonjeruk.

Sekian info yang dapat saya bagikan. Jika ada kesalahan, silahkan dikoreksi ^_^

Thursday, July 18, 2013

Contoh Makalah Biologi : Siklus Krebs dan Tranpor Elektron

Untuk adik-adik. Khususnya yang tengah mengenyam pendidikan kelas 3 SMA, pasti akan direpotkan dengan berbagai tugas akhir. Salah satunya, yakni membuat makalah. Nah, berikut contoh makalah yang saya buat dengan susah payah bersama kelompok saya semasa kelas 3 SMA dulu.
Semoga bermanfaat ^_^


Selaq Dalam Kehidupan Masyarakat Sasak


Kali ini saya hadir ingin menceritakan tentang sosok makhluk yg keberadaannya masih sangat eksis di beberapa daerah di Lombok. Jika, di Bali ada leak dan di Kalimantan ada kuyang, lain lagi dengan Lombok. Di Lombok ada sosok makhluk yang biasa disebut selaq. Berikut pembahasan tentang selaq yang saya copast dari blog lain untuk sahabat k1za on blog.

Ia Yang Istimewa



Hola.. ini dia tulisanku yang selanjutnya. Tulisan ini sudah pernah aku terbitkan di web Reunion dan Coretan Cerita Fiksi. trims ^_^

                                                                 oOo

Apa kalian pernah berfikir bagaimana rasanya mempunyai seorang anak yang istimewa ? hal itu yang kini aku alami. Selama kehamilan aku tak pernah merasakan firasat apapun. Aku dan suamiku sangat menjaga kehamilan pertamaku ini. Semua orang bahagia menantikan calon anakku. Terlebih aku dan suamiku, kami menantikan kehadirannya selama 2 tahun. Tidak sia-sia kesabaranku dan suami selama ini.  Bahkan ketika ia mengetahui bahwa aku tengah hamil, ia begitu semangatnya ingin membeli perlengkapan bayi. Padahal umur kandunganku saat itu didiagnosis dokter baru 5 minggu.
Selama masa kehamilan, aku yang tadinya sangat malas untuk makan sayur atau meminum susu tiba-tiba berubah drastis, aku senantiasa menjaga kesehatan jabang bayiku dengan memakan makanan yang dibilang orang sangat bagus untuk ibu hamil. Ibuku yang sudah hampir melewati umur setengah abadpun seringkali datang dan membantuku dirumah karena beliau khawatir akan kondisiku yang masih rentan. Padahal aku merasa bisa melakukan kegiatan dirumah. sangat beruntung selama masa kehamilan aku tidak pernah merasakan ngidam yang menyakitkan walau kadang sesekali aku sering mual. Sedangkan suamiku yang merupakan anak ke-2 dari dua bersaudara selalu dititipi tips-tips menjaga istri yang tengah hamil oleh kakaknya, kalian pasti heran kemana mertuaku ? Ya, beliau telah lama meninggal dunia, bahkan sebelum aku berkenalan dengan suamiku yang kini bekerja disebuah perusahaan distributor motor yang cukup ternama didaerahku.
Suatu hari untuk pertama kalinya aku datang seorang diri untuk melakukan USG terhadap janinku. Aku sangat bahagia melihat perkembangannya didalam kandungan. Pulangnya dengan bahagia kutunjukkan hasil USG itu kepada suamiku.
“ Liat deh, Yah. Anak kita lucu ya ? “ tanyaku riang.
“ Iya dong ma. “ ucap suamiku seraya tersenyum.
“ Adek, jangan nakal ya sayang diperut mama ? Ayah tunggu adek diluar sini. “ Lanjut suamiku sembari mengelus perutku. Kami berdua sangat bahagia.
29-April-2013
Aku mengalami kontraksi. Ibuku yang saat itu tengah berada dirumahku langsung membawaku kerumah sakit terdekat. 8 jam aku mengalami kontraksi. Rasa sakit sungguh kurasa teramat menyiksaku. Bahkan, aku sempat berfikir bahwa aku akan meninggal. Aku menangis menahan sakit. Suamiku yang datang setelah ditelpon ibuku terlihat sangat khawatir melihat keadaanku. Entah apa yang dilakukannya, begitu melihatku menangis menahan sakit ia langsung keluar. belakangan aku tau ternyata ia pergi ke mushalla rumah sakit untuk shalat dan berdoa agar persalinanku lancar dan anak kami selamat.

Wednesday, July 17, 2013

Arigathou ( Kokia )

 Daremo ga kizukanu uchi ni
Nanika wo ushinatte iru
Futto kizukeba anata wa inai
Omoide dake wo nokoshite
Shiawase toki no naka kotoba wo ushinatta 
Ningyoutachi no you ni
Machikado ni afureta noraneko no you ni
Koe ni naranai sakebi ga kikoete kuru

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Toki ni wa kizu tsukeattemo
Anata wo kanjite itai
Omoide wa semete mono nagusame 
Itsumade mo anata wa koko ni iru

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai
Moshimo mou ichido anata ni aeru nara
Tatta hitokoto tsutaetai arigatou, arigatou

Toki ni wa kizu tsukeattemo anata wo kanjite itai

NB : Lagu ini easy listening loh.. ! jadi gk rugi deh klo mau donwload ini lagu :D